Renungan Harian Kita

Menanti TUHAN

Ada hari-hari ketika bacaan harus singkat, sedangkan kesusahannya tidak singkat sama sekali. Mazmur 27 ditulis oleh orang yang berada dalam keadaan seperti itu, dan Matthew Henry tidak berpura-pura sebaliknya: Bahkan orang-orang kudus yang terbaik pun dapat menjadi tawar hati ketika kesusahan mereka menjadi berat dan berlarut-larut, tulisnya — kesusahan yang berat dan, yang lebih melelahkan lagi, yang tidak kunjung selesai.

Mazmur 27:10 · Terjemahan Baru (TB) Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku.

Kelegaan pertama dalam mazmur ini bukanlah pembebasan, melainkan kehadiran. Henry membaca ayat 10 sebagai janji yang justru muncul sesudah yang lain habis: Waktu-Nya untuk menolong mereka yang percaya kepada-Nya adalah ketika semua penolong yang lain sudah tidak ada, lalu ia menekankan perbandingan yang diundang ayat itu — Allah adalah sahabat yang lebih pasti dan lebih baik daripada orang tua kita di dunia ini, bukan hanya daripada apa yang mereka lakukan, melainkan juga daripada apa yang sanggup mereka lakukan.

Mazmur 27:13 · Terjemahan Baru (TB) Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup!

Kelegaan kedua adalah apa yang dikerjakan iman ketika keadaan belum berubah. Istilah Henry untuk itu terdengar seperti resep dokter: iman adalah obat penguat yang mujarab — obat yang diminum, bukan jalan keluar dari masalahnya. Iman membuat mereka tetap berharap, tetap berdoa, tetap menanti, dan memelihara pikiran yang baik tentang Allah di dalam diri mereka. Daftar itu sederhana, dan justru itulah yang dibutuhkan pada minggu yang berat.

Mazmur 27:14 · Terjemahan Baru (TB) Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan!

Mazmur ini ditutup dengan perintah untuk menanti, dan Henry menunjukkan dari mana penantian itu memperoleh kekuatannya: Ia akan menguatkan hatimu, akan menopang jiwamu, dan sesudah itu jiwa akan menopang kelemahan tubuh. Hari ini, mintalah hati itu lebih dahulu.

Bacaan kedua, dalam bahasa yang lebih bersahaja

Ayat 14 sekali lagi, kali ini dalam Bahasa Indonesia Masa Kini — untuk dibawa sepanjang hari:

Mazmur 27:14 · Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK) Berharaplah kepada Tuhan, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu; ya, berharaplah kepada Tuhan!

Selesaikan renungan hari ini di dalam Alkitab: unduh Aplikasi Alkitab secara gratis dan bacalah Mazmur 27 seluruhnya.